INQUIRY
CONTACT
Gramedia Academy

HIDUP MINIMALIS, KEBAHAGIAAN MENINGKAT

Bahagia_featured

Post by. Yunira Noor Rachmah

Date: February 28, 2022

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata minimalis memiliki arti berkenaan dengan penggunaan unsur-unsur yang sederhana dan terbatas untuk mendapatkan efek atau kesan yang terbaik. Konsep minimalis kerap dikaitkan dengan hunian Jika di dalam hunian, konsep minimalis biasanya berkenaan dengan tampilan yang sederhana namun masih tetap apik, penataan interior dan/atau furnitur yang sedikit tapi fungsional, dan lain sebagainya.


Selain itu, banyak orang menganggap kata minimalis sama dengan kosong. Tapi kata kosong umumnya identik dengan konotasi negatif. Maka dari itu, mari coba melihat kekosongan dari sudut pandang yang berbeda. Maka, Anda akan melihat “ruang” dari kekosongan itu. Ya, betul, ruang! Ruang di lemari pakaian, ruang di garasi, ruang untuk berpikir, bermain, berkarya, dan bersenang-senang dengan keluarga. Di sinilah letak keindahan minimalisme. Konsep minimalis tak hanya dapat diaplikasikan dalam hunian atau tata ruang saja, itu juga dapat diterapkan dalam kehidupan. Lalu seperti apa konsep hidup minimalis?


Menerapkan konsep minimalis dalam kehidupan berarti kitalah yang mengendalikan barang-barang yang kita miliki dan memiliki kegunaan di ruangan tersebut. Kita yang menentukan ruang, fungsi, dan potensi rumah kita. Anggap saja rumah yang saat ini ditinggali adalah kontainer kehidupan. Jika penuh barang, jiwa kita akan merasakan dampak seperti sesak dan terimpit; tidak punya waktu dan tenaga untuk bergerak dan mengekspresikan diri. Saat kita bisa menumbuhkan pola pikir minimalis dan merenungi bagaimana minimalis bisa memperkaya kehidupan, maka rekan-rekan dapat mengambil keputusan dengan mudah. Hal ini akan memberikan dampak positif tersebut yang sangat terasa bagi dunia di sekitar rekan-rekan. Tentu, perubahan ini tidak instan – butuh waktu yang lama dan komitmen jangka panjang menuju hidup yang lebih bermakna dan menyenangkan.


Dilansir dari buku Seni Hidup Minimalis (2018), Francine Jay menulis 10 metode yang dinilai efektif untuk menghadirkan dan menjaga rumah tetap rapi, yang dikenal sebagai metode STREAMLINE, di antaranya:

  1. Start over – Mulai dari awal
  2. Trash, treasure, or transfer – Buang, simpan, atau berikan
  3. Reason for each item – Alasan setiap barang
  4. Everything in its place – Semua barang pada tempatnya
  5. All surfaces clear – Semua permukaan bersih
  6. Modules – Ruang
  7. Limits – Batas
  8. If one comes in, one goes out      – Satu masuk, satu keluar
  9. Narrow down – Kurangi
  10. Everyday maintenance – Perawatan setiap hari


Setelah kita tahu metode STREAMLINE, sekarang tentukan rencana apa yang bisa dilakukan selanjutnya: membuat agenda yang bisa dilakukan dalam waktu dekat, membangun rutinitas baru, menetapkan batasan dan membuat Kotak Keluar. Hal ini kita menjadi contoh dan dapat cukup membantu untuk menerapkan metode STREAMLINE di keluarga Anda.


Yang utama dari semuanya, rekan-rekan harus mampu memaknai diri melalui tindakan, cara berpikir, dan siapa yang kita cintai – bukan lagi melalui barang yang kita beli. Kita dapat mengurangi konsumsi dengan cara membeli barang yang benar-benar dibutuhkan. Pilihlah barang yang memiliki nilai-nilai yang sama dengan prinsip rekan-rekan. Setelah berhasil, cobalah bagikan pengalaman yang rekan-rekan telah jalani. Bagaimana pun, pengalaman adalah guru yang terbaik. Selain itu, sebuah contoh dapat menginspirasi orang lain. Tentu, rekan-rekan dapat berbahagia lewat kehidupan minimalis ini. Dari sini pula, kita dapat memberi kapasitas tak terhingga untuk hidup, cinta, asa, mimpi dan kebahagiaan yang berlipat-lipat.


Salam #PeopleDevelopment!