INQUIRY
CONTACT
Gramedia Academy

RAHASIA TETAP BAHAGIA MESKI MASALAH MENERPA

Rahasia Tetap Bahagia Meski Masalah Menerpa

Post by. Yunira Noor Rachmah Dan Aulia Rachma

Date: August 22, 2022

Rekan-rekan, hidup memang tidak selalu mulus. Tidak selamanya kita selalu bahagia. Pasti ada rasa sedih, cemas ataupun marah. Terkadang, apa yang sudah kita rencanakan juga tidak selalu berjalan dengan baik; ada saja masalah-masalah yang datang.


Manusia memang akan selalu hidup berdampingan dengan masalah. Setiap manusia pasti memiliki masalah yang sedang dihadapi. Namun, tidak semua manusia berhasil dalam mengatasi masalahnya dengan baik. Ada kalanya akan merasa stres, depresi, atau bahkan sampai memiliki gangguan kesehatan mental lainnya karena merasa masalah yang dihadapi terlalu berat untuk diatasi.


Menurut laman Kamus Besar Bahasia Indonesia (KBBI), depresi adalah gangguan jiwa pada seseorang yang ditandai dengan perasaan yang merosot (seperti muram, sedih, perasaan tertekan). Depresi juga bisa menyebabkan masalah emosional dan fisik sehingga membuat aktivitas sehari-hari menjadi terganggu. Lalu, bagaimana cara agar tetap bahagia saat memiliki masalah?


Dalam buku “Cara Tetap Bahagia Saat Hidup Penuh Masalah” karya Helaine Becker (2021), disebutkan ada 100 cara yang dapat dilakukan rekan-rekan agar tetap bahagia saat memiliki masalah. Namun, di artikel ini, akan dibahas lima cara untuk tetap bahagia saat dirundung masalah, yaitu:


1. Berolahraga

Terdengar klise, tapi rekan-rekan dapat melakukan olahraga yang disukai. Lakukan olahraga tersebut dengan serius hingga berkeringat. Berkeringat merupakan salah satu cara terbaik untuk mengurangi stres. Saat terengah-engah, rekan-rekan tentu akan lebih fokus pada tujuan dan tidak memikirkan hal lain. Misalnya, ketika berlari, tentu rekan-rekan akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai garis finish meskipun sudah merasa lelah dan terengah-engah. Olahraga juga dapat membakar energi negatif, misalnya kecemasan. Setelah berolahraga, rekan-rekan pasti akan merasa segar dan tubuh akan lebih rileks.


2. Mencoba sesuatu  yang baru

Ketika stress, kita cenderung tidak bersemangat dan tidak memiliki keinginan untuk mencoba hal baru karena takut akan risikonya. Padahal, mencoba hal baru justru dibutuhkan untuk menghilangkan stres. Saat mempelajari sesuatu yang baru, kita akan fokus sesuatu tersebut sehingga pikiran dapat beristirahat sejenak agar tidak selalu memikirkan masalah-masalah yang melanda. Mencoba sesuatu yang baru juga akan membuat kita merasa bersemangat dan percaya diri bahwa ternyata kita bisa melakukannya. Selain itu, kita juga akan memiliki pengalaman dan perspektif baru.


3. Brainstorming

Masalah memang suka mengganggu pikiran kita. Terkadang, kita terlalu fokus mengkhawatirkan kemungkinan-kemungkinan buruk yang padahal belum tentu akan terjadi. Daripada kita sibuk dengan hal yang belum tentu akan terjadi, lebih baik kita lebih fokus untuk memikirkan solusi dari permasalahan yang dihadapi. Cobalah membuat daftar solusi dengan kemungkinan-kemungkinan risiko yang akan terjadi. Dengan begitu, rekan-rekan dapat menghadapi masalah dengan solusi yang memiliki risiko kemungkinan buruk terkecil. Jika rekan-rekan merasa buntu, cobalah untuk meminta bantuan dengan teman rekan-rekan.


4. Meditasi

Meditasi merupakan suatu kondisi di mana rekan-rekan merasakan ketenangan. Meditasi bertujuan untuk merelaksasi atau menenangkan pikiran secara sadar. Pada awalnya rekan-rekan mungkin akan merasa kesulitan untuk melakukan meditasi karena otak masih dipenuhi pikiran-pikiran yang berkecamuk. Tetapi, seiring berjalannya waktu dan semakin sering dilakukan, maka rekan-rekan akan lebih mudah melakukannya. Untuk melakukan meditasi, cobalah rekan-rekan mencari tempat yang nyaman dan tidak ramai. Rekan-rekan bisa mencobanya di kamar tidur misalnya. Posisikan tubuh rekan-rekan dengan rileks kemudian tutup mata dan cobalah untuk menghilangkan pikiran-pikiran yang mengganggu. Fokuslah pada suara tarikan napas rekan-rekan dan rasakan bagaimana udara masuk dan keluar dari paru-paru. Rekan-rekan bisa mencoba untuk memusatkan perhatian rekan-rekan pada satu kata atau gambar atau suara tertentu secara berulang. Cara ini dapat membantu rekan-rekan untuk mengalihkan perhatian dari berbagai pikiran yang mengganggu.


5. Bersyukur

Ada banyak sekali cara untuk menunjukkan rasa syukur. Salah satu cara yang rekan-rekan bisa coba lakukan yaitu membuat jurnal. Salah satunya adalah bisa menuliskan satu hal yang membuat rekan-rekan bersyukur setiap harinya. Cara ini akan membantu rekan-rekan untuk lebih fokus pada hal-hal baik yang terjadi dalam hidup. Jika suatu saat rekan-rekan merasa sedih, jurnal tersebut bisa dibaca kembali. Dengan begitu, rekan-rekan akan lebih bersyukur dalam menjalani hidup dan ketika menghadapi masalah rekan-rekan akan melihat sisi positif dari masalah tersebut.


Itulah kelima cara yang dapat dilakukan agar tetap merasa bahagia meski sedang memiliki masalah. Jadi, hadapilah masalah dengan pikiran jernih agar masalah yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik.

Salam #PeopleDevelopment


Sumber gambar: Freepik