INQUIRY
CONTACT
Gramedia Academy

SUSAH SEKARANG, TRAVELING KEMUDIAN

Post by. Thomas Adrian

Date: January 26, 2021

Rekan-rekan, tak dipungkiri bahwa menjadi seorang karyawan di kota besar sangat melelahkan. Pekerjaan tanpa henti, permasalahan yang selalu menanti, dan belum hal-hal lainnya yang terkadang membuat kesal dan jenuh akan rutinitas setiap hari. Kalau sudah begitu, mungkin liburan bisa menjadi solusi untuk rehat sejenak dari rutinitas menjemukan. Tapi, dilemanya adalah terlalu sibuk hingga tak sempat menyisihkan waktu untuk cuti dan gaji yang diterima kadang habis dalam sebulan tanpa sempat disisihkan untuk tabungan.


Cuti bisa terkumpul tanpa perlu berusaha; cukup menunggu saja, cuti akan terkumpul sendiri. Tapi finansial menjadi kendala paling besar karena liburan sepekan bisa saja menghabiskan banyak uang. Sebenarnya, Anda tak perlu terlalu pusing akan hal itu. Cara jitunya cukup klasik, yaitu menabung.


Menurut buku Traveling Ala Orang Kantoran: Karyawan juga Bisa Traveling karya Maria Fransiska Merinda, Anda hanya perlu menyisihkan 10% gaji di awal bulan dalam menabung untuk traveling. Jangan sisihkan di akhir bulan karena akan habis lebih dulu. Katakanlah gaji Anda sebesar lima juta Rupiah per bulannya. Berarti, Anda hanya perlu menyisihkan Rp. 500.000,- per bulannya. Lalu, anggaplah uang yang sudah ditabung itu sebagai uang hilang. Dengan kata lain, lupakan saja. Kalau bisa, simpanlah di rekening yang berbeda dengan rekening gaji Anda.


Berdasarkan contoh di atas, dari Rp. 500.000,- yang disisihkan setiap bulannya, Anda akan memiliki enam juta Rupiah dalam 12 bulan. Dengan budget sebesar itu, sepertinya sudah cukup membuat Anda puas berlibur ke destinasi dalam negeri atau mungkin ke luar negeri, seperti misalnya ke salah satu negara Asia Tenggara, dengan akomodasi yang cukup.


Nah, hal yang paling penting adalah konsistensi dalam menabung. Mungkin kelihatannya sepele dan mudah, tapi Anda harus punya niat dan tekad yang kuat untuk tetap konsisten dalam melakukannya.


Mumpung sekarang masih awal tahun, sambil menunggu pandemi mereda dan vaksin tersedia, tidak ada salahnya Anda mulai menyisihkan penghasilan agar dapat menghilangkan penat dengan berlibur di akhir tahun. Cuti terkumpul, biaya tak menjadi kendala!


Salam #PeopleDevelopment!