INQUIRY
CONTACT
Gramedia Academy

TES KEFASIHAN BAHASA INGGRIS ITU PENTING NGGAK SIH?

Toefl

Post by. Thomas Adrian

Date: September 21, 2022

Rekan-rekan, kefasihan dalam berbahasa itu penting bagi dunia akademis dan profesional. Jika mampu menguasai beberapa bahasa, atau yang biasa disebut dengan polyglot, maka daya tawar rekan-rekan akan lebih tinggi dibanding dengan mereka yang hanya menguasai satu bahasa saja. Tapi fasih berbahasa tak hanya bisa sekadar fasih saja, ada standar tertentu yang harus dipenuhi agar bisa dikatakan fasih sampai tingkat atau level tertentu. Misalnya, bahasa Jepang punya tes kefasihan yang bernama Japanese Language Proficiency Test (JLPT) dengan tingkatan N5 yang paling mudah atau rendah, sampai N1 yang paling sulit dan bisa dikatakan fasih seperti penutur asli. Sementara tes kefasihan bahasa Jerman bernama Test Deutsch als Fremdsprache (TestDaF). Nah, di bahasa Inggris pun sama, ada dua tes kefasihan yang sudah umum kita kenal, yaitu IELTS dan TOEFL.


The  International English Language Testing System, atau IELTS, adalah salah tes kefasihan bahasa Inggris yang biasanya dipakai di Britania Raya, negara sekutu dan/atau negara pesemakmuran Inggris. Namun sekarang bisa juga dipakai di negara-negara yang menggunakan American English (AmE). Sementara The Test of English as a Foreign Language atau TOEFL adalah salah tes kefasihan bahasa Inggris yang biasanya dipakai di negara-negara yang memakai American English. Tapi sekarang, sama seperti IELTS, penutur British English (BrE) juga bisa mengambil dan memakainya. Keduanya sama-sama bisa dipakai untuk pelajar yang berniat melanjutkan studinya ke luar negeri atau bagi mereka yang ingin pindah ke negara berbahasa Inggris. Lalu bedanya apa?


Perbedaannya ada di bentuk skoringnya. Untuk IELTS, rentang skornya dari nol sampai sembilan (0-9), di mana sembilan dianggap sebagai pengguna mahir dan 0 dianggap tidak mengerjakan atau menjawab pertanyaannya. Sementara TOEFL memiliki dua jenias rentang skor; TOEFL internet-Based Test (iBT) memiliki rentang 0-120, di mana per bagian tes memiliki nilai maksimal 30. Sementara TOEFL  Paper-Based Test (PBT), yang paling kita kenal dan sering digunakan di Indonesia, memiliki rentang 0-677.


Selain IELTS dan TOEFL, ada juga tes kefasihan bahasa Inggris yang bernama TOEIC, rekan-rekan. The Test of English for International Communication adalah tes yang digunakan untuk mengukur kefasihan penggunaan bahasa Inggris dalam lingkungan kerja atau sosialisasi sehari-hari. Biasanya, TOEIC akan diperlukan jika rekan-rekan ingin bekerja di negara lain yang berbahasa Inggris. Selain kegunaan dan peruntukannya, rentang skornya juga berbeda. TOEIC memiliki rentang skor 0 hingga 990.


Jenisnya sudah, perbedaannya sudah, lalu mana yang harus dipilih? Banyak faktor yang bisa memengaruhi keputusan itu rekan-rekan. Jika pertimbangan utamanya untuk melanjutkan studi ke negara-negara “penganut” American English, maka TOEFL bisa jadi pilihan utama. Jika rekan-rekan ingin melanjutkan studi ke Inggris atau negara-negara pesemakmurannya, lebih baik pilih IELTS. Jika rekan-rekan akan bekerja ke negara yang berbahasa Inggris, lebih baik ambil TOEIC. Soal kesulitannya, antara TOEFL dan IELTS kurang lebih sama; TOEIC biasanya dianggap lebih mudah karena bahasa yang dipakai adalah bahasa sehari-hari, sementara TOEFL dan IELTS menggunakan bahasa akademis. Tapi itu semua kembali ke kesiapan peserta tes masing-masing. Kalau untuk penggunaan dalam negeri seperti keperluan mendaftar ke perguruan tinggi Indonesia atau melamar pekerjaan, umumnya yang akan diminta adalah skor tes TOEFL  atau TOEIC.


Bicara soal persiapan untuk mengambil tes kefasihan bahasa Inggris, rekan-rekan bisa mengikuti kelas persiapan yang diadakan atau ditawarkan oleh lembaga-lembaga pelatihan yang mengadakannya. Di dalam kelas persiapan tersebut, akan diajarkan apa saja yang harus diperhatikan dalam mengerjakan soal-soal serta tips dan trik dalam mengerjakannya. Pada umumnya, kelas persiapan ini memiliki biayanya sendiri dan belum termasuk harga tes. Maka, rekan-rekan harus menyiapkan dana jika ingin mengikuti kelas persiapan sebelum mengikuti tes. Jika merasa sudah yakin, tidak ikut pun tidak apa-apa.


Dalam rangka Gramedia Literacy Week, Gramedia Academy bersama Gramedia mengadakan kelas Tips and Trick TOEFL® & English Assessment Test di Perpustakaan Daerah Jakarta, Taman Ismail Marzuki, pada tanggal 28 September 2022. Kelas ini gratis, tak dipungut biaya. Selain mendapatkan tips dan trik dalam mengerjakan TOEFL, rekan-rekan juga bisa melakukan tes prediksi dan bisa mendapatkan merchandise menarik juga! Jangan lupa daftarkan diri rekan-rekan di acara tersebut lewat website gramediaacademy.com, ya!


Kesimpulannya, tes kefasihan bahasa Inggris, dan bahasa apa pun, itu penting sekali agar kemampuan rekan-rekan terukur secara jelas. Apalagi bagi rekan-rekan yang berniat melamar pekerjaan, melanjutkan Pendidikan ke jenjang berikutnya, atau ingin pindah ke negara-negara berbahasa Inggris. Semoga beruntung!


Salam #PeopleDevelopment!